Kepribadian Ganda, Kenali Tanda dan Penanganannya

Kepribadian ganda yaitu situasi di mana terdapat dua atau lebih kepribadian di dalam diri seseorang. Keadaan ini biasanya disebabkan oleh syok di masa lalu, bagus berupa kekerasan jasmani, emosi, ataupun seksual. Terapi yang ideal betul-betul dibutuhkan untuk meredakan gejala kepribadian ganda dan mengoreksi kehidupan sosial penderitanya.

Kepribadian ganda, atau yang diketahui juga sebagai gangguan identitas disosiatif (dissociative identity disorder), termasuk salah satu gangguan disosiatif yang berat https://www.beijingtokyobistrosf.com/. Munculnya banyak kepribadian dalam diri seseorang adalah metode pertahanan diri secara mental untuk menghadapi rasa sakit dan takut yang disebabkan oleh syok luar awam.

Tiap kepribadian dapat mempunyai identitas yang berbeda, dengan pola pikir, metode bicara, perilaku, variasi kelamin, malahan umur yang berbeda. Masing-masing kepribadian bisa membatasi kendali penuh atas tubuh penderitanya secara bergantian.

Pertanda-Pertanda Gangguan Kepribadian Ganda

Orang yang mempunyai kepribadian ganda acap kali kali tak menyadari bahwa dirinya mempunyai kelainan hal yang demikian. Salah satu pertanda atau gejala khas dari kepribadian ganda yaitu perasaan seperti dirasuki saat kepribadiannya berganti. Kecuali itu, kepribadian ganda juga dapat dikenali dari pertanda-pertanda berikut ini:

  1. Mengalami penyimpangan memori
    Orang dengan kepribadian ganda acap kali lupa tanggal-tanggal penting dalam hidupnya, seperti tanggal lahir dirinya sendiri atau tanggal pernikahan. Mereka juga acap kali tak ingat pernah berada di suatu daerah atau alasan berada di daerah itu.

Gejala lupa pada kepribadian ganda berbeda dengan lupa yang normal. Orang dengan kepribadian ganda pada dasarnya memang tak mengenal kabar hal yang demikian sewaktu kepribadiannya berganti dengan kepribadian yang lain.

  1. Merasa asing dengan orang-orang di sekitarnya
    Orang dengan gangguan kepribadian ganda dapat saja merasa asing dengan orang-orang di sekitarnya, terpenting dikala dia berganti kepribadian. Sebagian penderita gangguan kepribadian ganda juga dapat tak mengenal nama aslinya saat kepribadian yang lain sedang mengambil alih.
  2. Mempunyai gangguan psikis
    Tak jarang penderita kepribadian ganda mengalami tekanan dampak situasi yang dideritanya sehingga timbul gangguan psikis lain, seperti serangan panik atau rasa kuatir yang berlebihan (anxiety disorder).

Suasana hati penderita kepribadian ganda acap kali berubah-ubah. Orang dengan kepribadian ganda juga dapat merasa dirinya tak berharga, depresi, atau malahan timbul kemauan untuk bunuh diri. Kelainan psikis lain yang juga dapat menyertai kepribadian ganda yaitu gangguan makan dan gangguan tidur.

Di samping itu, orang dengan kepribadian ganda acap kali kali mengalami kesusahan menjalin relasi dengan orang-orang di sekitarnya, mempunyai kecenderungan untuk menyakiti diri sendiri atau orang lain, serta menyalahgunakan obat-obatan.

  1. Mengalami gejala depersonalisasi
    Gejala ini dapat timbul sewaktu kepribadian lain mengambil alih dan bisa dibeberkan seperti sedang menonton dirinya sendiri. Orang yang mengalami gejala ini seakan tak berdaya dan cuma dapat mengamati saat tubuhnya dipegang oleh kepribadian lain.

Saat menikmati gejala ini, orang dengan kepribadian ganda juga merasa susah membedakan antara kenyataan dengan halusinasi. Oleh sebab itu, gangguan kepribadian ganda acap kali dianggap sama dengan skizofrenia. Sedangkan, kedua kelainan jiwa ini betul-betul berbeda.

Pemeriksaan kepada Gangguan Kepribadian Ganda

Orang dengan gejala gangguan kepribadian ganda perlu menjalani pemeriksaan oleh psikiater. Kecuali untuk menentukan, pemeriksaan ini juga dijalankan untuk menentukan bahwa gejala yang timbul bukan sebab efek obat-obatan, alkohol, atau penyakit tertentu, seperti ayan.

Macam pemeriksaan yang dijalankan bisa berupa pemeriksaan jasmani, evaluasi medis kejiwaan, dan pelbagai pemeriksaan pensupport waroengkenangan.com, seperti percobaan darah atau air kencing untuk mendeteksi kemungkinan penyalahgunaan obat atau zat tertentu.

Penanganan Kepribadian Ganda
Penanganan kepribadian ganda dijalankan dengan terapi yang disesuaikan dengan situasi dan penyebab dari problem kepribadian ganda, yang biasanya diakibatkan dari syok masa lalu. Penanganan yang paling lazim dijalankan mencakup kombinasi antara terapi psikis, seperti psikoterapi dan terapi perilaku, dan disertai pemberian obat-obatan.

Dokter akan meresepkan obat antidepresan atau obat penenang, terpenting jika kepribadian ganda disertai problem kejiwaan lain, seperti depresi dan gangguan kecemasan. Pemberian obat-obatan bertujuan untuk meringankan gejala problem kejiwaan yang menyertai gangguan kepribadian ganda.

Tujuan utama terapi kepribadian ganda yaitu menyatukan kembali seluruh kepribadian yang terwujud. Kecuali itu, terapi juga dijalankan untuk mengembalikan kesanggupan penderita kepribadian ganda untuk berinteraksi dengan orang lain serta membikin mereka dapat menjalankan kesibukan sehari-hari tanpa hambatan. Jadi, risiko menjalankan perbuatan membahayakan dapat dicegah.

Penanganan kepribadian ganda bukanlah hal yang gampang dan membutuhkan cara kerja yang panjang. Tanggapan tiap-tiap penderita kepada terapi juga dapat berbeda-beda.

Akan tapi, terapi yang dijalankan secara rutin biasanya bisa meredakan gejala, mengoreksi pengelolaan emosional dan kesanggupan bersosialisasi dengan orang lain, serta mencegah gangguan psikis lain dampak kepribadian ganda.

Bila Anda atau orang terdekat Anda mengalami gejala yang menyerupai pertanda-pertanda kepribadian ganda, jangan ragu atau malu untuk berkonsultasi dengan psikiater. Pemeriksaan bertujuan untuk menentukan penyebab dari situasi yang dialami sehingga penanganan yang ideal dapat langsung diberi.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.