Review film kartun Nussa : The Movie

Film kartun Nussa : The Movie hari ini kesudahannya tayang di layar bioskop. Film ini memang menarik, sebab tampilan animasinya secara keseluruhan memang berbeda dengan tampilan kartun yang umum dipandang via layar layar kaca , yang tentunya juga ialah buah karya masyarakat Indonesia.

Dapat dikatakan, teknologi yang diaplikasikan dalam progres pembuatannya, memang mengaplikasikan teknik terkini, sehingga hal ini tentunya menimbulkan rasa pujian tersendiri, sebab masyarakat Indonesia cakap menampilkan hasil karya yang tak keok dari hasil karya kartun di negara-negara di luar sana.

Sebagai model, untuk membuat rambut karakter dalam kartun ini menonjol hidup. Digunakan teknik layer demi layer , atau helai demi helai untuk membuktikan rambut, sehingga kesudahannya seperti aslinya.

Ketika pemutaran khusus untuk slot minimal depo 5k media, Cinemags juga ikut serta hadir , dan menonton film ini dengan perasaan haru biru dan campur aduk.

Selesai menonton film kartun Nussa , memang terasa sekali adanya pesan mendalam yang tersirat. Dalam alur cerita, Nussa tak ditunjukkan sebagai sosok super, tetapi Nussa ditunjukkan sebagai sosok pembelajar dan pantang menyerah . Ini dapat jadi ialah kritik sosial bagi generasi muda masa sekarang yang maunya serba instan.

Proses naik turun kehidupan Nussa ini didukung pula oleh lingkungan keluarga yang positif dan saling mendorong. Kejadian orang dewasa yang kebanyakan juga dialami oleh banyak keluarga di Indonesia, tergambarkan secara manis disini. Nussa malah juga mengalami kegalauan dan emosionil yang bercampur baur.

Namun sikap pantang menyerah Nussa lah yang menjadi inti pada cerita ini.

Absensi Abah, dan sahabat-sahabat Nussa , disertai dukungan Rara dan Bunda , ini menjadi suar kehangatan yang menyelimuti hati dan sanubari Nussa.

Dia malah menjadi sosok anak yang bagus serta memperhatikan lingkungan sekelilingnya, dan membuatnya mengambil suatu perbuatan, yang membuat para penonton terharu dan sampai tak dapat berkata-kata . Terkesima, ialah kalimat yang pas membuktikan perasaan ketika itu.

Naskah yang ditulis dengan bagus oleh Bony Wirasmono , kali ini cakap menghentak pemikiran penontonnya.

Jangan sampai ketinggalan Nussa The Movie , sudah dapat ditonton di bioskop , mulai hari ini dan tentunya dengan tetap mengikuti protokol kesehatan

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.