Shuttle Run: Pengertian, Teknik Dasar, dan Manfaat

shuttle run

Latihan lari bolak-balik yang digunakan untuk mengembangkan energi tahan dan kelincahan disebut shuttle run.

Dikutip dari buku Teori dan Aplikasi Latihan Kondisi Fisik oleh Ida Bagus Wiguna, shuttle run adalah latihan yang terlampau populer di kalangan pelatih.

Latihan ini biasa digunakan sebagai latihan kelincahan, tapi bisa juga dimodifikasi menjadi latihan energi tahan. Selain itu, disini kami juga akan membahas tentang permainan judi online yang tersedia di link situs jepang slot

Pengertian shuttle run

Pengertian dari shuttle run adalah latihan kelincahan yang bertopang pada gerakan cepat dan pas didalam mengubah arah lewat gerakan lari secara bolak-balik.

Tujuan shuttle run adalah untuk merawat kelincahan. Kelincahan atau agility adalah kebolehan untuk mengubah arah posisi tubuh didalam kondisi bergerak bersama kecepatan dan keputusan yang tinggi tanpa kehilangan keseimbangan.

Adapun, kelincahan merupakan keliru satu unsur kebugaran jasmani yang menjadi aspek perlu untuk membantu kesibukan sehari-hari.

Baca juga:

Tahu Nggak? Bersih-bersih Rumah Ternyata Bisa Jaga Kesehatan Mental Lho

Lunges, Ini Cara Melakukannya untuk Melatih Otot Pinggul dan Kaki

Teknik basic shuttle run

Dilansir dari situs situs Very Well Fit, latihan shuttle run bisa membangun kecepatan, kelincahan, dan energi tahan.

Teknik shuttle run atau lari bolak-balik adalah sebagai berikut, seperti dilansir dari BBC.

  1. Pertama, meletakkan penanda berupa balok kayu atau kerucut yang ditaruh pada titik tujuan cocok jarak yaitu 10, 20, dan 30 mtr. dari titik awal lari.
  2. Kemudian lari menuju titik 10 meter, menyetuh permukaan tanah, lantas kembali ke garis awal.
  3. Dilanjutkan bersama lakukan alur gerakan serupa pada titik jarak 20 maupun 30 meter, lantas kembali kembali ke titik awal.
  4. Lakukan alur gerak berikut sebanyak empat sampai enam kali didalam kurun saat tertentu, cocok porsi latihan yang diinginkan.

Manfaat shuttle run

  1. Latihan kecepatan untuk berlari.
  2. Dapat menyesuaikan dan lakukan koordinasi pada tubuh.
  3. Dapat melatih kebolehan pada otot kaki.
  4. Dapat melatih kelincahan dan ketepatan tubuh.
  5. Mampu menghindari terjadinya cedera berat.
  6. Dapat tingkatkan pertumbuhan hormon dan mengolah testosteron.
  7. Tubuh jadi lebih bugar.
  8. Dapat merawat kesegaran pada jaringan lunak didalam tulang.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.